Sedikit pengalaman sidang tilang

Suatu saat saya pernah mengantar teman untuk mengikuti sidang pelanggaran lalu lintas di PN Magelang. Tak disangka beberapa waktu kemudian giliran saya yang mengalami nasib, bertanggung jawab atas penglanggaran yang saya lakukan.

832 total views
  1. Tentu saja melakukan pelanggaran lalu lintas bukanlah suatu yang pantas untuk dibanggakan. Kerena itu saya sama sekali tidak bangga, hanya saja di balik setiap peristiwa hampir selalu ada hikmah dan cerita yang bisa dibagi untuk menjadi pelajaran.
  2. (2) Acara pemeriksaan cepat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilaksanakan tanpa kehadiran pelanggar.
    (3) Pelanggar yang tidak dapat hadir sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat menitipkan denda kepada bank yang ditunjuk oleh Pemerintah.
    (4) Jumlah denda yang dititipkan kepada bank sebagaimana dimaksud pada ayat (3) sebesar denda maksimal yang dikenakan untuk setiap pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
    (5) Bukti penitipan uang denda wajib dilampirkan dalam berkas bukti pelanggaran.
  3. (1) Dalam hal putusan pengadilan menetapkan pidana denda lebih kecil daripada uang denda yang dititipkan, sisa uang denda harus diberitahukan kepada pelanggar untuk diambil.
    (2) Sisa uang denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang tidak diambil dalam waktu 1 (satu) tahun sejak penetapan putusan pengadilan disetorkan ke kas negara.
  4. Download:UU 22 Tahun 2009

    Demikian sekelumit pengalaman, semoga ada manfaatnya.
Like
Share

Share

Facebook
Google+