Tidak Pernah Melihat Tuhan - Lantas Jadi Ateis?

Jika anda berdebat dengan penganut paham atheist mungkin, argumen klasik yang sering mereka jadikan senjata untuk membuktikan ketidakberadaan Tuhan/Allah adalah dengan menyatakan bahwa mereka belum pernah secara langsung berinteraksi dengan Tuhan. Ini tanggapan saya.

Embed

  1. Hai, terima kasih sudah singgah disini. Mungkin anda juga pernah mengalami hal yang sama ketika diskusi dengan orang atheist seputar topik pembuktian Tuhan. Saya juga sering mengalaminya di sekolah dan kuliahan dulu. Karena saya sebenarnya punya banyak teman yang cuek dan gak percaya dengan hal mistik, gaib, metafisika, jadi juga mereka tidak pernah yakin jika Tuhan itu ada. Aneh nya juga orang beragama gak akan bisa memberikan alasan yang punya logika kuat untuk membuktikan eksistensi Tuhan. Paling mereka hanya koar-koar, lalu mencomot ayat-ayat kitab suci mereka untuk mendukung argumen yg mereka berikan.
  2. Saya akan berikan 1 analogi yang bisa anda lakukan untuk menjatuhkan argumen tersebut. Tapi sebelumnya, untuk anda yang sekarang mungkin sedang mencari keberadaan Tuhan saya sarankan anda baca tuh situs diatas, ada video nya juga untuk metode berfikir akurat, dsb. Eniwey, saya punya kakek yang sudah meninggal sejak ayah saya masih SMA, jadi intinya waktu itu saya belum lahir. So, misalkan ada seribu orang yang bilang bahwa.."Hey..kakek kamu sebenarnya tidak pernah ada dan hanya ilusi belaka". Maka saya bisa dengan 100 persen akurat yakin bahwa mereka berbohong, walaupun pada dasarnya saya belum pernah melihat kakek saya tersebut. Itulah contoh relevan yg bisa anda bayangkan untuk mematahkan argumen yg mengatakan untuk membuktikan sesuatu, saya harus melihat sesuatu tersebut.
  3. Nanti di updatean selanjutnya akan saya tulis lagi, cara memahami hukum sebab akibat, dan infinity agar kedua konsep ini bisa anda miliki untuk mengetahui eksistensi Tuhan, sang pencipta alam semesta. Kalau anda suka, tolong di share ya artikel ini :)
Like
Share

Share

Facebook
Google+